<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9471">
 <titleInfo>
  <title>PENYANDANG DISABILITAS DALAM AL-QUR’AN:</title>
  <subTitle>TELAAH ORTODOKSI PENAFSIRAN SURAH ‘ABASA 1-10</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Moch. Taufiq Ridho</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
  </place>
  <publisher>PPTQ al-Hadi</publisher>
  <dateIssued>2022</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>18 hlm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Islam memberikan tempat tersendiri kepada penyandang disabilitas.&#13;
Kehadiran al-Qur’an tidak hanya untuk kelompok tertentu, tetapi untuk&#13;
seluruh umat manusia, tidak terkecuali penyandang disabilitas. Masingmasing orang bisa jadi mempunyai cara baca tersendiri dalam merespon atau&#13;
berinteraksi dengan al-Qur’an. Khususnya Surah ‘Abasa 1-10. Cara baca&#13;
mereka menggambarkan teori habitus--dalam pengertian sosiologi Pierre&#13;
Felix Bourdieu--terhadap penafsiran yang umumnya ada di dalam kitab-kitab&#13;
tafsir.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengkaji pergulatan pemikiran Islam&#13;
tentang disabilitas; dan (2) mengetahui konstruksi ortodoksi dan heterodoksi&#13;
dalam penafsiran al-Qur’an surah ‘Abasa 1-10. Penelitian ini bercorak&#13;
kualitatif yang didesain sebagai penelitian kepustakaan (library research),&#13;
dimana peneliti menggunakan teori habitus; doxa, ortodoksi dan heterodoksi&#13;
dari Pierre Felix Bourdieu untuk memahami penafsiran surah ‘Abasa 1-10.&#13;
Penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) doktrin al-Qur’an tentang disabilitas&#13;
tidak terbatas pada fisik manusia, tetapi juga terkait dengan perilaku sosial&#13;
maupun spiritualitas yang non-fisik; dan (2) dalam kitab-kitab tafsir,&#13;
ortodoksi Penafsiran surah ‘Abasa ayat 1-10 melahirkan konsepsi normatifteologis yang menekankan konsep ta’dib (pembentukan karakter dan&#13;
akhlak) dan ‘ishmah al-rasul; sebagai bagian dari memperjuangkan visi&#13;
kesetaraan, dan meningkatkan kepercayaan diri penyandang disabilitas demi&#13;
mengangkat harkat martabat mereka di tengah masyarakat. Penafsiran atas&#13;
surah ‘Abasa 1-10 inilah, yang kemudian mendorong gerakan sosial dengan&#13;
spirit pragmatis-emansipatoris terhadap penyandang disabilitas.&#13;
&#13;
Kata kunci: Penyandang Disabilitas, al-Qur’an, Abasa 1-10</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification></classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan  IIQ An Nur Yogyakarta </physicalLocation>
  <shelfLocator>KI 202201</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">KI 202201 002</numerationAndChronology>
    <sublocation>Lantai 1 - Koleksi Umum</sublocation>
    <shelfLocator>KI 202201</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="291" url="" path="/5c6eb251c432ab66f47c0f4db6aaf5b4.pdf" mimetype="application/pdf">PENYANDANG DISABILITAS DALAM AL-QUR’AN: TELAAH ORTODOKSI PENAFSIRAN SURAH ‘ABASA 1-10</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9471</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-02-02 14:07:45</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-02-02 14:15:41</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>